Slide 1 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 2 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 3 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 4 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 5 Title Here

Your Description Here..................................

LAMBANG JEPARA

13.24 |



ARTI LAMBANG DAERAH


  1. LAMBANG DAERAH Kabupaten Jepara berbentuk PERISAI BERSUDUT LIMA, dan berisi lukisan :

    1. Nama Daerah “Jepara” ditulis dengan huruf latin (Romawi), berwarna merah diatas dasar putih.
    2. LANGIT berwarna biru muda
    3. GUNUNG berwarna biru tua
    4. BINTANG bersudut lima warna kuning emas
    5. MENARA berwarna putih
    6. POHON BERINGIN warna hijau bersulur empat dan berakar lima
    7. UKIR-UKIRAN relung motif Jepara asli berwarna coklat
    8. SEBULIR PADI berbiji 17 berwarna kuning
    9. SETANGKAI RANTING dengan 8 buah KAPOK yang sedang merekah berkulit coklat dan isi putih.
    10. BUNGA MELATI berwarna putih diikat dengan pita merah.
    11. TANAH DATARAN berwarna hijau muda
    12. LAUT berwarna biru dan bergelombang biru muda


Read More

History Ratu Kalinyamat

13.07 |

Ratu Kalinyamat Jepara


RATU KALINYAMAT JEPARA


Ratu Kalinyamat or Queen of Jepara was women Indonesian figure who had important role in politic and economic activities in Nusantara in the 16th century. She had original name was Retno Kencono. She was daughter of  Sultan Trenggana, king of Demak Kingdom who ruled in the medium of 16th century. In 1544 Sultan Trenggana sent Ratu Kalinyamat to asked support from King Banten for territorial expansion of Demak Kingdom in East Java.  Ratu Kalinyamat ruled in Jepara since 1549, changed her husband, Pangeran Hadiri, as king of  Jepara.  In 1551 she sent military expedition  to helped King of Johor attacked Portugis in Malaka. In 1574 she sent military expedition again to drived away  Portugis in Malaka fort helped King of Aceh. As long as ruled in Jepara she developed Jepara as international harbor successfully. She also  pioneered carving as the specific art of Jepara, after that it’s become important economic activity in Jepara.  Ratu Kalinyamat died in 1579.

Read More

Wisata Jepara - Pantai Kartini

12.53 |

PANTAI KARTINI

























[navigasi.net] Pantai - Kartini


Referensi :   AMGD




Lokasi : -;Jepara;Jepara
Kordinat GPS : S6.598350 - E110.652922
Ketinggian : 1 m
Fotografer : AMGD










Sebagian besar orang mengenal Kota Jepara sebagai Kota Kartini, karena
seorang pahlawan wanita telah dilahirkan dikota ini. Selain menyandang
gelar Kota Kartini, sebutan kota ukir juga sangat pas, karena sentra-sentra ukir
banyak sekali tersebar diwilayah ini. Sisi lain yang belum tereksploitasi adalah sisi
wisata kota Jepara, karena sebelah utara wilayah ini langsung berbatasan dengan pantai utara jawa,
sehingga wisata pantai menjadi salah satu primadona. Salah satu pantai yang cukup terkenal adalah
Pantai Kartini, yang terletak kurang lebih hanya 2 km sebelah barat kantor Pemda Kabupaten
Jepara. Menghormati dan menjalankan tradisi, agaknya telah menjadi keharusan di kabupaten Jepara.
Tradisi Kupatan yaitu sebuah tradisi perayaan lebaran yang dilaksanakan seminggu setelah Idul Fitri,
yang merupakan tradisi turun temurun terbukti masih dilaksanakan sampai sekarang.
Tradisi Kupatan di Pantai Kartini adalah sebuah upacara pelarungan kepala kerbau ketengah laut
yang dilakukan oleh Bupati dan tokoh masyarakat setempat. Pagi itu,
kurang lebih jam 06.30 Pantai Kartini sudah dipenuhi oleh ratusan orang,
anak-anak sampai dengan orang tua, sibuk bergerombol dan asyik dengan kegiatannya masing-masing
ditepi pantai. Keramaian ini tidak seperti biasanya, karena dipintu masuk banyak aparat keamanan
 bersenjata lengkap yang sedang melakukan pengamanan. Ternyata rombongan Bupati Jepara
akan memasuki Pantai Kartini dan akan melakukan upacara pelarungan kepala kerbau ketengah laut.








[navigasi.net] Pantai - Kartini

Sejenak kemudian rombongan memasuki dermaga, yang tidak terlalu jauh dari pintu masuk. Setelah beberapa saat melakukan do'a, upacara pun dimulai dan kepala kerbau dilarungkan ketengah laut.
Read More

PERSIJAP JEPARA

19.32 |








SEJARAH PERSIJAP




Pada 28 Agustus 1973, di Salatiga digelar partai puncak perebutan Piala Makutarama. Dua tim bertetangga dari daerah pesisir utara Pulau Jawa, Persijap Jepara dan Persipa Pati berjuang mati-matian untuk menjadi juara.

Langit cerah, dan tak ada pertanda hujan akan turun saat wasit Dardiri asal Salatiga meniup peluit isyarat kick off babak pertama dimulai. Di babak pertama, Kamal Djunaidi, seorang striker muda Persijap menunjukkan kelasnya sebagai ujung tombak tim. Gerakannya lincah, agresif, dan variatif. Suatu saat di babak pertama itu, tendangannya menggetarkan jala lawan, dan kedudukan tetap 1-0 hingga 45 menit pertama berakhir.

Ketika kaki Syarief KS, kapten tim Persijap, menggelindingkan bola kick off babak kedua, langit gelap oleh mendung yang menggelayut. Suara halilintar datang bertubi, memekakkan ribuan pasang telinga yang memadati stadion. Saat itulah, di lapangan terlihat api berkobar.

Read More

PAHLAWANKU BUNDA R.A KARTINI

19.22 |


R.A KARTINI


R.A Kartini, Riwayat dan Perjuangannya


Judul : R.A Kartini, Riwayat dan Perjuangannya
Penulis : Drs. Mardanas Safwan
Sutrisno Kutojo
Tebal : 65 halaman
Penerbit : PT. Mutiara Sumber Widya
Tahun : Cetakan Pertama 1985
Cetakan Kedua 2001
Cetakan Ketiga 2004
“Hidup itu akan indah dan berbahagia apabila dalam kegelapan kita melihat cahaya terang”
sepotong kalimat yang diucapkan R.A Kartini semasa hidupnya ini mampu memberikan arti dan spirit tersendiri dalam perjuangan meraih persamaan dan kesetaraan gender atau disebut juga emansipasi.
Read More